FROZEN

Salah satu cara saya berhemat, baik itu hemat biaya dan hemat waktu adalah dengan cara membekukan bahan makanan. Biasanya yang dibekukan adalah bahan lauk pauk dan sayuran. Saya termasuk ibu rumah tangga yang tidak bisa bertemu mbak sayur setiap hari, karena pagi sampai sore masih di kantor. Untuk ke pasar tiap hari pun tidak sempat.

Caranya, berbelanja dari sumber yang murah dalam jumlah banyak. Seperti yang saya lakukan dua minggu yang lalu, cabai keriting merah di kotagede harganya menyentuh angka 10.000 rupiah. Langsung dibeli dalam jumlah banyak, disesuaikan dengan ukuran freezer. Sesampainya di rumah dibuang tangkainya lalu dibekukan. Setiap kali dibutuhkan tinggal ambil, lalu diblender bersama bumbu lain.

Hampir semua jenis daging, ikan dan ayam aman untuk disimpan dalam freezer. Tapi tidak semua jenis sayuran bisa dibekukan. Berdasarkan pengalaman saya, inilah macam sayur mayur yang pernah dibekukan dan aman untuk diolah lebih lanjut.

  1. Cabai. Segala jenis cabai bisa dibekukan. Kelemahannya jika dikeluarkan dari freezer, cabai akan basah dan lembek. Paling cocok olahan lanjutan dengan cara diblender. Karena menu di rumah seringnya balado, jadi pas dengan cara penyimpanan ini.
  2. Jagung. Dulu hasil kebun di kampung sering ada jagung dalam jumlah banyak, jenis jagungnya adalah jagung dengan pati yang tinggi. Jagung disisir lalu disimpan di freezer, bisa digunakan untuk membuat perkedel jagung. Sedangkan jagung manis juga bisa disimpan dibekukan, jagung direbus dulu setengah matang lalu disisir. Bisa dipergunakan untuk tumisan sayur atau bakwan jagung.
  3. Bawang daun (loncang) dan seledri. Kadang saya membeli di pasar secukupnya, namun tetap bersisa setelah digunakan untuk memasak. Jika kelamaan di kulkas loncang dan seledri mudah rusak. Sebaiknya dicuci saja, lalu diiris sesuai selera. Masukkan ke dalam plastik dan simpan di freezer. Saat membuat sop atau soto bisa ditaburkan. Loncang dan seledri tidak mubazir terbuang.
  4. Jeruk nipis. Segala jenis jeruk untuk memasak, seperti jeruk nipis, lemon, asam sundai lebih baik disimpan di freezer. Karena jika disimpan kelamaan di kulkas maka kulitnya akan mengering. Begitu juga kandungan airnya akan berkurang. Jika disimpan di freezer, kandungan airnya akan bertahan dengan baik.
  5. Buncis, kacang panjang, brokoli, wortel. Sayuran jenis ini bisa disimpan di freezer, setelah diblansir terlebih dahulu. Kadang di kulkas masih tersisa sayuran dalam jumlah sedikit sedangkan saya sedang tidak ingin memasak dengan bahan tersebut. Agar tidak terbuang dan layu, lebih baik dibekukan setelah diblansir, suatu saat bisa digunakan untuk campuran sop atau tumisan.
  6. Tempe. Saya biasa menyimpan tempe di freezer, jika persediaan sedang banyak dan hanya disimpan di kulkas biasanya tempe akan kematangan dan tidak begitu disukai aromanya. Disimpan dalam keadaan beku lebih aman dan tahan lama. Sedangkan tahu tidak bisa dibekukan, karena teksturnya akan rusak.
Asam sundai yang sudah dibekukan, bisa tahan 3 bulan lebih tanpa merusak kualitasnya.

Cukup sekian dulu catatan tentang sayuran beku kali ini. Jika saya ingat jenis sayuran lain yang bisa dibekukan, nanti akan ditambahkan.

Semoga bermanfaat. 💚

One thought on “FROZEN

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s