Sudah Sembuh dari Tripofobia

Tentang Fobia Lubang

Fobia (gangguan anxietas fobik) adalah rasa ketakutan yang berlebihan pada sesuatu hal atau fenomena. Fobia bisa dikatakan dapat menghambat kehidupan orang yang mengidapnya. Bagi sebagian orang, perasaan takut seorang pengidap fobia sulit dimengerti.

Tripofobia adalah rasa takut dan jijik kepada lubang yang tersusun dalam pola janggal dalam jumlah banyak, misalnya sarang lebah, sarang semut, dan buah lotus. Banyak orang mengklaim mengalami hal ini namun kondisi ini belum tercatat dalam “American Psychiatric Association’s Diagnostic and Statistical Manual of Mental Disorders” atau literatur sains lainnya.

Istilah ini muncul pada tahun 2005 dari Bahasa Yunani. τρύπα (trýpa) berarti lubang dan φόβος (phóbos) berarti ketakutan. (wikipedia)

Tiba-tiba Terjangkit Tripofobia

Saya sudah sejak lama mendengar kata tripofobia, dan sombongnya menganggap kata tersebut jauh dari kehidupan saya. Apa sih fobia kok aneh-aneh, lebay sekali orang-orang!

Sampai suatu hari, saya merinding, mual dan panik melihat gelembung susu formula punya anak saya. Aneh, kenapa mualnya tiba-tiba ya?

Karena sibuk mengurus anak, saya tidak begitu memikirkan tentang ketakutan tersebut. Jika membuat susu formula di botol, saya tidak mau melihat dekat-dekat pada gelembung susu yang terbentuk akibat botol dikocok. Berusaha mengalihkan perhatian.

Puncaknya, suatu hari teman di kantor berbagi gambar dari smartphone. Saya panik melihat gambar tersebut, berupa lubang kecil-kecil. Langsung protes dengan beliau kenapa ngasih lihat foto yang membuat saya panik, merinding dan jijik.

Saat itulah saya mulai mencari tahu lebih banyak tentang tripofobia. Menelusuri kenapa saya tiba-tiba bisa terjangkit gangguan ini.

Dipicu karena Kurang Tidur

Dari artikel yang saya baca, fobia ini berhubungan dengan depresi dan gangguan kecemasan. Jika ditarik kesimpulan pada kondisi diri saya saat itu kemungkinan besar memang mengalami gangguan depresi tanpa disadari.

Sebagai ibu baru mungkin fisik dan mental saya masih kaget dengan kenyataan yang dihadapi setelah bayi lahir. Salah satunya kurang tidur, merupakan hal yang paling sulit untuk saya yang terbiasa punya waktu tidur cukup bahkan cenderung berlebih.

Tiba-tiba Sembuh

Menyadari saya sembuh dari gangguan kecemasan ini juga tiba-tiba, sekitar seminggu yang lalu. Berarti sudah 3 tahun berlalu dari kali pertama mengalami dulu. Terapi apa yang saya lakukan? tidak ada. Hanya saja kondisi fisik dan mental saya sekarang lebih stabil.

Masalah depresi yang dipicu karena tidur kurang sudah bisa diatasi dengan lebih meningkatkan stamina lewat cara makan yang bergizi dan olahraga semampunya. Juga berlatih sabar dan lebih banyak bersyukur.

Sekarang saya melihat lubang-lubang kecil tanpa ketakutan berlebihan lagi. Lubang-lubang kecil pada bika ambon, gelembung, sarang lebah, sarang semut, semua aman.

Yang masih belum aman adalah melihat bagian bunga teratai yang berupa lubang-lubang berisi biji teratai. Sudah tidak mual dan merinding, tapi memilih untuk skip saja jika melihat sekilas.

Jika anda ingin tahu bentuknya, silahkan googling dengan kata kunci bunga teratai trypophobia. Tarik napas dalam jika ternyata anda mual dan panik melihat gambar-gambar tersebut.

Lubang-lubang misterius yang tersusun dari helai bunga dahlia ini, dulunya sama sekali tidak terlihat cantik, bikin merinding berkat imajinasi yang berlebihan.
Bahkan lubang-lubang kecil yang terbentuk pada bika ambon yang sudah digigitpun terasa mengganggu, teramat lebay!

Jagalah Kewarasan Diri

Kesimpulannya, gangguan kecemasan sekecil apapun adalah gambaran ketidakseimbangan yang terjadi di dalam diri. Pada diri saya diawali dari kurang tidur. Semoga selalu mawas diri, karena dari hal kecil bisa menjadi petaka jika penyebab kecemasan tersebut dibiarkan berlarut-larut.

Bagi yang tubuhnya merasa lemah karena kurang tidur, kurang makan, ayo tingkatkan stamina. Sisihkan waktu untuk berolahraga, makanlah makanan yang bergizi, tidak harus mahal.

Dalam tubuh yang sehat terdapat jiwa yang kuat! 🧡

*free pic from pixabay

2 thoughts on “Sudah Sembuh dari Tripofobia

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s