Rendang Jawa Minang

Saya adalah perempuan Minang yang berlidah sunda, banjar, sulawesi, palembang, aceh, batak, melayu dan juga jawa. Saya termasuk mudah beradaptasi dengan masakan dari daerah manapun. Masakan Nusantara bagi saya sedap tak ada lawan.

Iduladha kali ini, saya mengolah sebagian daging korban menjadi rendang jawa. Kenapa tidak rendang padang? Karena saya tinggal di Jogja. Mendapatkan santan perasan mesin termasuk langka di sini. Tidak seperti Bukittinggi, setiap sudut pasar ada tempat perasan santan dengan menggunakan mesin. Mendapatkan santan kental adalah perkara mudah di sana.

Dengan alasan tidak mau repot, di sini saya lebih sering menggunakan santan instan kemasan. Kadang peras kelapa sendiri, terbatas paling banyak dua buah kelapa parut. Karena itulah untuk membuat rendang padang yang garing tidak bisa saya penuhi syaratnya. Santan kental premium dari kelapa tua, tenaga saya tak akan kuat memeras kelapa dalam jumlah banyak.

Berbeda dengan rendang jawa yang memang tidak akan bisa garing, khasnya adalah bumbu rendang yang basah. Nyemek istilahnya di sini. Membuatnya tentu lebih mudah, anti gagal. Tak seperti rendang Padang yang penuh tantangan.

Perbedaan lainnya, bumbu rendang jawa harus ditumis dulu sedangkan rendang minang tidak. Bumbu pada rendang minang asli akan matang sempurna dengan bantuan minyak yang dihasilkan oleh kelapa tua.

Rendang Jawa Minang

Bahan:

  • 1 kg daging
  • daun kunyit, daun jeruk, daun salam, serai
  • kecap, garam dan penyedap
  • Santan dari 2 kelapa tua
Bumbu dihaluskan:

  • 100 gr cabai merah keriting
  • 20 siung bawang merah
  • 6 siung bawang putih
  • 1/2 sendok makan ketumbar, sangrai
  • 5 butir kemiri, sangrai
  • 2 ruas jari kunyit, jahe, lengkuas
Cara membuat:

Tumis bumbu halus hingga harum, masukkan daging, santan dan dedaunan. Aduk terus sampai santan mengeluarkan minyak.

Jika daging sudah empuk tambahkan kecap, jika belum empuk tambahkan air kembali. Dan sesekali diaduk sampai airnya berkurang. Sesuaikan garam dan gula dengan selera.

note: tambahkan cabe rawit merah dan sedikit merica bagi pencinta pedas.

2 thoughts on “Rendang Jawa Minang

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s